Cara mudah memperkuat daya tahan tubuh anak

posted in: Artikel, kesehatan | 0
Cara ini juga bisa memperkuat daya tahan tubuh anak
Cara ini juga bisa memperkuat daya tahan tubuh anak

Masa balita, anak mempunyai daya tahan tubuh yang lemah sehingga perlu ada upaya untuk meningkatkannya salah satunya dengan Stimuno untuk Balita salah satu suplemen herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tapi bukan cuma dengan Stimuno saja, karena menurut Ahli gizi, dengan memberikan makanan yang tepat si anak bisa juga daya tahan tubuhnya meningkat

Seperti kita tahu, jika anak diberi asupan makanan yang tepat, daya tahan tubuhnya akan terus menguat. Namun Membatasi secara ketat atau terlalu protektif terhadap anak-anak memang tidak baik karena hal itu justru akan menghambat perkembangan kekebalan tubuh. Namun, ada pula hal-hal yang harus dijaga dan dipelihara pada masa tumbuh kembang mereka. Sebab, jika tidak, daya tahan tubuh anak akan melemah sehingga mereka jadi rentan terhadap penyakit.

Berikut ini adalah cara mudah yang dapat dilakukan orangtua dalam memperkuat daya tahan tubuh anak.

1. Pastikan diberi ASI

Sudah dibuktikan oleh para peneliti bahwa air susu ibu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Tak hanya itu, ASI juga memiliki keistimewaan lain, seperti menurunkan risiko bayi terkena obesitas, juga meningkatkan ikatan batin antara ibu dan anaknya. Menurut American Academy of Pediatrics, ibu harus menyusui bayinya selama satu tahun. Jika tidak memungkinkan, para ibu paling tidak harus menyusui selama enam atau tiga bulan pertama usia bayi.

2. Makanan segar

Penting artinya mengonsumsi buah dan sayuran segar, terlebih untuk anak-anak. Dengan mengonsumsi makanan segar, sistem kekebalan tubuh akan meningkat. Banyak sekali jenis sayuran dan buah yang kaya antioksidan dan vitamin C. Maka dari itu, sertakan juga buah dalam daftar harian diet sebagai pengganti biskuit dan keripik untuk makanan selingan anak Anda.

3. Hindari makanan cepat saji dan olahan

Tentu anak-anak menyukai dua jenis makanan ini, tetapi bukan berarti makanan tersebut sehat untuk mereka. Pasalnya, di dalamnya terdapat berbagai bahan kimia dan zat adiktif yang dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, orangtua dianjurkan untuk menumbuhkan kebiasaan makan yang sehat bagi anak-anaknya di rumah.

4. Olahraga

Olahraga adalah salah satu cara jitu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk anak-anak. Jangan biarkan anak-anak hanya terpaku di depan televisi setiap mereka berada di rumah. Ajaklah mereka bermain, melakukan kegiatan olahraga. Dengan cara ini, selain dapat menambah keeratan keluarga Anda, sistem kekebalan tubuh pun meningkat.

5. Kebersihan pribadi

Tanamkan kebiasaan hidup sehat kepada anak Anda dengan cara menjaga kebersihan pribadi dengan cara cuci tangan pakai sabun setelah keluar dari kamar mandi atau sebelum makan. Hal lain yang perlu dilakukan orangtua adalah mengganti sikat gigi anak-anaknya sesering mungkin. Sikat gigi merupakan salah satu pembawa kuman dan membutuhkan penanganan yang higienis. Penggunaan sikat gigi secara bersamaan juga harus dihindari.

6. Kurangi antibiotik

Menjadi hal yang umum jika orangtua kerap meminta dokter menuliskan resep obat (antibiotik) untuk anak mereka di saat sakit pilek, sakit tenggorokan, atau flu. Padahal, penyakit-penyakit tersebut hanya membutuhkan beberapa solusi alami ataupun obat-obatan ringan. Dokter berpendapat bahwa flu dan kebanyakan penyakit anak lainnya disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Oleh karena itu, setiap kali sakit, anak tidak selalu perlu diberi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang sering justru melemahkan sistem kekebalan tubuh anak.

7. Tidur yang cukup

Anak-anak membutuhkan tidur lebih lama dibandingkan dengan orang dewasa agar mereka tetap sehat. Jika kurang tidur dapat menurunkan kinerja dan sistem kekebalan tubuh orang dewasa, masuk akal apabila anak-anak pun mengalaminya, bahkan mungkin lebih buruk. Menurut para pakar, anak-anak prasekolah membutuhkan 10 jam untuk tidur, balita 12-13 jam, dan bayi 18 jam. Maka dari itu, orangtua harus memastikan anak-anaknya tetap mendapat jumlah jam tidur tersebut.

Nah itulah cara mudah dalam memperkuat daya tahan tubuh anak tanpa perlu mengkonsumsi Stimuno untuk Balita. Bunda bisa mencobanya..semoga berhasil.