Rahasia Menjadi Influencer Marketing yang sukses menarik perhatian Brand-Brand besar

Influencer Marketing
Influencer Marketing

Siapa lagi yang mau menjadi Influencer Marketing ternama yang sukses menarik perhatian Brand-Brand besar agar mendapatkan bayaran yang menggiurkan?

Bila mau? simak artikel ini tanpa kedip:

Dengan pesatnya perkembangan media sosial membuat profesi influencer marketing sangat disukai oleh banyak orang. Terlebih profesi tersebut juga menawarkan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Tapi masalahnya, untuk menjadi seorang Influencer Marketing yang diperhatikan dan diperhitungkan harus mempunyai pengikut yang sangat banyak.

Timbul pertanyaan: “Bagaimana caranya untuk menjadi influencer marketing yang diikuti banyak pengikut sehingga menarik perhatian brand-brand besar? Nah, bagi kamu yang tertarik untuk menjadi menjadi seorang influencer marketing seperti itu, berikut ini rahasianya:

1. Gunakan tools yang tepat untuk menambah followers

Apalagi sih yang bisa dilakukan untuk menambah followers? Tentunya adalah aktif berinteraksi di Instagram, seperti mem-follow, memberikan like atau komentar di postingan konten orang lain.

Sepertinya sulit ya. Jikalau bisa, anda membutuhkan waktu yang sangat lama untuk melakukannya. Tapi jangan khawatir, manfaatkan tools yang namanya Celebgramme. Cebgramme membantu anda dalam mengotomatisasi aktivitas Follow, Like dan Comment anda di Instagram 24 jam sehari. Anda cukup melakukan setting sesuai dengan kategori yang anda inginkan. Aplikasi ini akan langsung melakukan kegiatan yang biasanya anda lakukan manual menjadi otomatis dan lebih praktis.

2. Hindari beli followers

Jangan pernah tergiur untuk membeli followers bila anda ditawari oleh pihak-pihak tertentu. Anda nggak akan pernah tahu apakah followers-mu nanti adalah benar-benar orang yang suka dengan kontenmu atau enggak. Brand pun tahu mana followers yang beli dan mana yang organik. Malu dong pastinya, punya followers sampai 150k tapi setiap kali posting hanya di-like 20 orang.

3. Posting sponsor

Begitu influencer mendapatkan beberapa ribu pengikut asli, tentu saja dia bisa mulai melempar merek ke sponsor. Tempat ini dapat diisi konten yang dibuat oleh merek atau dia dapat membuatnya juga. Crowdtap adalah contoh bagus dari platform yang menghubungkan merek dan influencer. Jika bingung berapa biaya untuk setiap posting sponsor, bisa menggunakan Bluebook Sosial.

Ini adalah platform yang akan membantu menyelaraskan semua akun media sosial dan membuat proposal. Proposal ini dibuat dengan mempertimbangkan tingkat pengikut dan tingkat pengaruh influencer. Eleanor Pendleton, pendiri GRITTY, majalah kecantikan digital dan situs web adalah influencer yang terkenal. Dia sering menggunakan sponsor untuk mendanai majalahnya.

4. Keaslian

Brand-Brand besar atau kecil berani membayar mahal pada influencer marketing di media sosial. Namun, mereka tidak akan membayar seseorang Inluencer begitu saja karena memiliki pengikut yang banyak di media sosial belum cukup untuk itu.

Dengan banyaknya alat dan trik yang tersedia, siapa pun dapat membeli pengikut di media sosial. Tapi ingat, pengikut palsu tidak benar-benar tertarik pada kehidupan atau konten orang tersebut. Jadi tingkat pengaruhnya terhadap mereka akan kecil. Sebaliknya, pemasaran influencer harus bekerja untuk menumbuhkan pengikut dengan menggunakan kepribadian dan konten yang menarik.

Semakin otentik cerita, semakin banyak pengaruh yang bisa diberikan pada pengikut. Mungkin Kamu kenal Daily Dose, yang dibentuk oleh Tim Karsliyev yang merupakan salah seorang influencer terbesar di media sosial Instagram. Pesan motivasi yang disampaikan Tim Karsliyev di Daily Dose disukai satu juta orang lebih pengikut.

Oke, selagi peluang untuk mendapatkan uang melalui influencer marketing masih terbuka lebar, jadi bagi Kamu yang tertarik dan ingin mencobanya, praktekan rahasia di atas sebelum melangkah untuk menjadi seorang influencer marketing yang handal.

Follow bajubiz:

Saya menjual busana murah, agar Kamu tampil makin keren. Mau?